Lagi-lagi pikiranku melayang. Kuijinkan dia berputar-putar hingga aku tak sanggup menangkapnya, hingga dia lelah dan berhenti dengan sendirinya.
Selasa, 23 Desember 2014
Minggu, 23 November 2014
Cerita Seorang Tuli
Selamat malam. Jelang akhir November, rasanya sudah berbulan-bulan aku tak menulis. Rasanya ada banyak cerita, namun terlalu susah untuk diceritakan. Halah.
Minggu, 10 Agustus 2014
Anak tetap anak
Selamat malam. Duh. Menulis dengan sedikit deg-degan karena untuk pertama kalinya aku menulis blog dua kali dalam sebulan, malah kurang dari seminggu. Kali ini bahas apa ya? Di Media Sosial sih lagi "hot"-nya Jilbobs. Mau sih bahas itu, tapi males (LAGI?). Oya, aku akan bercerita tentang kisah seseorang lagi aja ya? Dari cerita ini, aku mendapat "tamparan" lagi sekaligus jawaban dari pertanyaan-pertanyaanku. Pertanyaan tentang apa? Ya, hanya aku dan Allah yang boleh tahu dong. Hehe.
Kamis, 07 Agustus 2014
Maaf Lagi? Lagi-lagi Maaf
Selamat malam untuk kesekian kalinya. Sudah berapa lama kira-kira aku menganggurkan blog usang ini? Merasa tertarik lagi setelah beberapa temanku (garis bawah, tebalkan kata "beberapa") menanyakan kelanjutan dan kelangsungan hidup blog ini.
Sabtu, 05 Juli 2014
Cerita Ibu Peminta-minta
Selamat malam. Maksudku Assalamualaikum Wr. Wb. Hehe.
Rasanya sudah terlalu lama aku mengabaikan blog ini. Seperti biasa, aku memang hobi mengabaikan. Maklumi saja ya.
Kaulah ibuku cinta kasihku
terima kasihku takkan pernah terhenti
kau bagai matahari yang selalu bersinar
terima kasihku takkan pernah terhenti
kau bagai matahari yang selalu bersinar
sinari hidupku dengan kehangatanmu
(Hadad Alwi feat Farhan - Ibu)
(Hadad Alwi feat Farhan - Ibu)
Kamis, 08 Mei 2014
Kisah Secangkir Teh Anget
Selamat malam Jumat. Hiy, malam jumat identik dengan mistis. Tidak, tidak. Aku tidak akan bercerita seram, aku bukan Risa Saraswati. Haha. Belakangan ini Solo panas sekali. Mungkin lagi masanya pergantian musim. Penghujan menuju kemarau. Bukan Solo hawa British lagi, tapi Solo hawa Afrika. Halah.
Jumat, 31 Januari 2014
Senandung Rindu
Satu kisah terpendam
Mengukir relung hati yang terdalam
Rinduku padanya
Mengendap, ikhlas, pagi, siang, malam
Mengukir relung hati yang terdalam
Rinduku padanya
Mengendap, ikhlas, pagi, siang, malam
Senin, 20 Januari 2014
Hilir Sungaiku Jangan Marah
Selamat malam. Sudah berganti tahun dan rasanya sudah lama aku tidak menulis blog ini. Nyaris usang. Mungkin aku lupa atau berusaha melupakannya. Iya, ada kalanya pikiran dan isi otakku meluap hingga aku nyaris tak tahu mana yang harus kuingat dan kubuang. Aku benci saat-saat aku mulai melupakan banyak hal indah yang pernah ku alami. Lalu aku benci saat-saat aku mengingat hal yang justru ingin kulupakan. Semakin berusaha melupakan, semakin kita mengingatnya bukan? Itu bodohnya aku, manusia.
Langganan:
Komentar (Atom)