Apa ya berkat kejadian “abnormal” jelang terima rapot kemarin, aku jadi mikir :
“Sepenting itukah nilai dan peringkat?”
Kalau nilai dan peringkat turun sedih pastilah. oke deh tapi mbok uwes toh say~ nilai dan peringkat sepenting apasih? yah emang penting monyong ! tapi cuma untuk waktu ini kan? Next time, itu semua [KADANG] GAK PENTING JUGA! Adakalanya emang berguna buat yah nyari universitaS etc, tapi mau sampe kapan kita CUMA NGANDELIN nilai dan peringkat doang? Ckckkck sadar nggak sadar murid sekarang dituntut atau diperbudak yang namanya “ngedapetin nilai dan peringkat TERBAIK!” But, They don’t need “asal” itu nilai dan peringkat gimana? Padahal menurutku nih, yang penting dalam sekolah itu adalah PROSESNYA!! Soalnya dari proses itu ngajarin kita buat berusaha sebaik mungkin, pantang menyerah belajar dari hal yang nggak bisa sama sekali menjadi bisa, dan dari proses juga kita belajar lebih bersyukur atas hasilnya. Rasanya lebih puas kalau sebelumnya kita sudah melalui banyak proses untuk mencapai titik itu. Percaya deh walau nanti hasilnya “dianggap nggak sepadan” seenggaknya kita sudah punya kantong “alhamdullillah ini kerja kerasku, aku berusaha ikhlas apapun hasilnya” dan pasti dari proses itu nanti ada hasil yang LEBIH BAIK daripada cuma Nilai dan Peringkat. Yah kalau dari proses itu menghasilkan nilai dan peringkat yang oke yaa itu plus-plusnya deh...