Minggu, 10 November 2013

Kisah Cinta Melulu

Judul diatas bukan judul lagu. Memang agak mirip sama judul lagu Efek Rumah Kaca tapi itu bukan judul lagu. Belakangan ini aku selalu jadi tempat sampah curhatan teman-temanku. Iyap, seperti dugaanku, curhatan masa remaja tak pernah jauh-jauh dari masalah cinta dan tetekbengeknya. So, I will tell you about my opinion. Just opinion ya, bukan pembelaan maupun pembenaran.

But only love can break your heart
What if your world should from apart
Yes only love can break your heart
Try to be sure right from the start


Huff. Agak lucu memang, jika remaja jaman dulu mencurahkan pikiran dan jiwa raganya untuk memperjuangkan negaranya tapi remaja jaman sekarang hanya memikirkan dan berjuang demi cinta dan kisah klasiknya, ya kalau menurutku sih kisah yang gitu-gitu aja sih. "Kamu nggak pernah ngerasain cinta sih, makanya bisa bilang gitu" Itu adalah sanggahan teman-temanku kalau mulai kusindir kisah cintanya. Oke, memang aku belum merasakan bla-bla-bla dan fa-fi-fu itu, but hello masalah buat loe? Risih aja sih kalau ada orang yang merasa dirinya paling benar dan menganggap orang lain salah ketika orang lain belum merasakan apa yang dirasakan orang tersebut. Secara gampangnya, ada seorang pengemis yang tertabrak mobil, meski kamu belum merasakan menjadi pengemis yang tertabrak mobil itu tapi kamu merasa iba kan? It's the same situation guys, soal cinta juga. Bukan berarti jika belum merasakan berarti tak tahu apa-apa. Makanya ada pepatah mengatakan "belajarlah dari pengalaman orang lain". Itulah gunanya Panca Indera, entah dengan mendengar, melihat, atau merasakannya sendiri, aku rasa itu semua sama jika paham benar posisinya. Ngelek idu.

Dulu aku kurang kerjaan pernah berpikir dan tanya, "Menurutmu cinta itu apa?" That's stupid question sih. Sekarang aku pikir cinta itu tak perlu didefinisikan, hanya perlu dirasa. Iya, cinta itu emosi dari perasaan so kenapa harus perlu definisi? Definisi itu hanya jajaran kata yang mencoba mengartikan sesuatu. Cinta itu sederhana saja, rasakan maka kamu akan tahu cinta itu apa. Abot le, sirahku kabotan.

Aku pikir remaja sekarang terlalu berlebihan dalam cinta. Padahal Patrick sudah ber-wejang, "Hal yang berlebihan itu tidak baik." Tapi tetep aja dilakukan. Dasar manusia. Mbok yen tresno kui sing biasa wae. Rasah diumbar-umbar, rasah dipuja-puja, rasah dikemenyek-kemenyeke, tur yo rasah sing neko-neko. Mencinta dengan sederhana itu jauh lebih indah. Silahkan baca puisi Aku Ingin karya Sapardi Joko Damono atau dengarkan lagu Efek Rumah Kaca yang berjudul Jatuh Cinta itu Biasa Saja. Aww. Itu salah satu lagu favoritku loh. Trus melu payu. Cinta itu sederhana, sesederhana cinta itu sendiri. Bingung? Mumet? Aku sing nulis yo iyosih. Haha. Aku ingat dulu waktu SMA pernah ada pelajaran Agama yang membahas tentang Cinta dalam Islam dan Nabi Muhammad SAW ternyata juga mengartikan cinta secara sederhana. Beliau bersabda:

"Cintailah orang yang kamu cintai sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau benci. Dan, bencilah orang yang kamu sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau cintai." (HR. At-Tirmidzi)

Iya, cinta yang sewajarnya saja.

Lalu kenapa masih ada orang yang menjalin hubungan cinta sering mendapat masalah-masalah? Yojelas, namanya juga hidup. Kalau mau bahagia terus, ya hidup dalam dunia dongeng aja. Eits, dalam dongeng pun sering terjadi kesulitan deng. Piye toh kik, labil. Seperti kisah Putri Salju yang harus terbuang dan memakan apel beracun dulu, baru dapat bertemu sang pangeran. Walau dia tokoh utama dalam kisahnya sendiri, tapi bukan berarti dia hidup bahagia terus mung neng ngomah leyeh-leyeh, HPan karo kipasan wayer ujug-ujug jodohe teka. Ealah hakok penakmen. Mungkin kamu tokoh utama dalam dunia ini, tapi ada sutradara hebat yang menentukan semuanya, Tuhan yang melihat bagaimana caramu hidup. Sudahlah, bahagia atau tidak, pahit atau manis, sulit atau mudah, nikmati aja. Toh, dunia selalu seimbang. Iya, Tuhan itu Adil. Pelangi aja warna-warni, lalu kenapa hidup harus satu warna? Haha.

Then, jika cinta sesederhana itu kenapa orang selalu mendapat masalah cinta? Jawabannya sederhana juga, mereka yang mempersulit sendiri. Membuat yang sederhana menjadi rumit. Cinta itu sederhana, hanya orang yang merasakannya kadang tidak merasa sesederhana itu. Misal, ada temanku yang ingin jatuh cinta tapi dia memikirkan sosok yang sempurna di matanya dan inginnya sih sesuai yang bla-bla-bla atau ketika dia mulai jatuh cinta dia berpikir kok sama dia? Itu rumit. Setahuku, cinta bukan tamu yang harus ketok pintu dulu sebelum masuk. Lalu masa iya kita harus memaksakan orang yang sesuai untuk masuk? Aneh. Jatuh cinta itu sederhana, hanya sering orang terlalu meributkan masalah ini dan itu. 

Intinya sih:

If you speak of your heart, your words will show your way...
Duh aku nggo inggris mudeng ra?

Aku sih yakin, tak perlu berpikir rumitlah. Orang hidup itu terkadang suka mempersulit hidupnya sendiri makanya rumit. Haha.

Cinta itu alami jadi bersikap sewajarnya saja. Jika ada masalah, coba selesaikan dengan dewasa. Tak harus meluap-luap dengan marah, sedih, kecewa, dan emosi negatif lainnya. Nikmati saja. Jika sudah cinta yasudah. Sederhana kan? Lalu peduli apa?

Cinta tak bisa dipaksa ataupun memaksa. Seperti mendengarkan lagu kesayangan dengan memakai earphone. Hanya ada satu lagu yang ternginga dan mengisi seluruh indera yang ada. Bahkan mungkin sampai bernyanyi keras. Tanpa peduli orang sekitar suka atau tidak. Hanya ada satu hal dipikiran yaitu lagu itu. Sederhana kan? Lalu sulit dimana?

Cinta itu sih katanya anugerah. Cinta itu luas. Tidak terbatas hanya pada hubungan wanita dan laki-laki. Luas menembus segalanya. Cinta Tuhan, orangtua, teman, alam, hewan, negara dan sebagainya. 

Oya, beberapa waktu lalu, temanku menge-tweet yang kebetulan sesuai postinganku. Aku suka sekali tweetnya, seperti pemikiranku tentang cinta. Begini tweetnya:


oleh @/rifazmii


Yasudalah, membahas cinta tidak akan ber-ending. Lelah. 
Mari mencinta dengan sederhana! Dan Terima kasih untuk cinta kalian selama ini...



Dari orang yang mencinta secara sederhana


P.S. Selamat Hari Pahlawan yaa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar