Sabtu, 16 November 2013

Hujan Pembawa Rindu

Hujan mulai mendatangi kota ini


Gerimis bahkan sampai lebat tak terbendung
Setiap rintiknya berwarna romantis
Haha. Romatis? Sedikit menggelikan
Di jalanan kulihat sejoli bergandengan tangan di kala hujan
Serasa ada sebuah tali mengikat kedua tangan mereka
Lalu seorang Ibu yang menggendong anaknya
Seolah berusaha melindungi sang anak dari derasnya musim ini
Mungkin sebab itu kukatakan hujan berwarna romantis
Pemandangan yang indah

Apalagi dengan rindu
Entah kenapa aku selalu mendefinisikan hujan si pembawa rindu
Melihat rintik demi rintik hujan dari balik jendela
Seperti membisikkan rindumu padaku
Rindu tentang siapa dan dimana, aku sendiri tak tahu
Atau setidaknya menyampaikan pesan rinduku padamu
Rindu tentang siapa dan dimana, yang lagi-lagi aku sendiri tak tahu
Aneh memang
Rindu yang menjenuhkan ketika tak berarah

Aku suka bau hujan
Seharusnya hidup selayaknya bau hujan
Begitu khas
Alami, tak perlu rumit, dan dibuat-buat
Tanpa hal ini-itu, toh bau hujan tetap mengundang kehangatan
Disertai segelas susu hangat, selimut hangat, dan rumah yang hangat
Suasana hangat tercipta di kala hujan bersikap begitu dingin

Tentu hujan suatu keberkahan Tuhan kan? 
Romantis, Rindu, dan Hangat
Tiga kata penunjuk keberkahan itu ada dibalik hujan sumber ketakutan

Terima kasih Tuhan,
karena telah menciptakan hujan sebagai obat kepenatan





Penikmat Hujan
Ditemani Lee Sun Hee - Fox Rain

1 komentar: